External Comand pada Command Prompt | CEMPAKA: External Comand pada Command Prompt

Monday, 17 February 2014

External Comand pada Command Prompt

ExternalCommand  merupakan perintah yang dapat dijalankan apabila file system untuk operasionalnya terdapat pada disk (hardisk atau disket). Sebelum kita mengetikkan perintah eksternal ini command prompt, terlebih dahulu kita harus memeriksa apakah file yang dibutuhkan telah ada. Untuk melihat  apakah file pendukungnya dapat dipergunakan perintah dir.

Adapun perintah External antara lain :

1.  ATTRIB [attrib.exe]
Perintah ini digunakan untuk menambahkan atau menghapus atribut suatu file atau beberapa file sekaligus.
Contoh :


2.  CHKDSK [chkdsk.exe]
Perintah chkdsk (checkdisk) digunakan untuk melihat informasi dan kondisi mengenai suatu disket.
Contoh :

3.  DELTREE [deltree.exe]
Perintah deltree digunakan untuk menghapus direktori beserta file-file yang terdapat dalam direktori tersebut.
Contoh :

NB: Program diatas gagal karena OS yang saya gunakan tidak support.

4.  FORMAT [format.exe]
Perintah format digunakan untuk memformat agar disket dapat dipergunakan dalam operasi penyimpanan dan pengolahan data.
Contoh :

5. FDISK [fdisk.exe]
FDisk adalah utiliti untuk membuat partisi di DOS.
Contoh :

NB: Program diatas gagal karena OS yang saya gunakan tidak support.

6. DISKCOPY [diskcopy.com]
Perintah ini digunakan untuk menduplikasi disket. Perintah ini berbeda dengan perintah copy yang berfungsi untuk memperbanyak file. Dengan diskcopy sebuah disket dapat dicopy file-filenya secara keseluruhan dan sekaligus mengganti semua data yang terdapat pada disk duplikasi sehingga isinyasama persis dengan disk sumbernya.
Contoh :

7.  EDIT [edit.com]
Edit biasa digunakan untuk membuat, melihat, mencetak ataupun menyuntingisi dari file-file  batch, CONFIG.SYS, ataupun file-file aplikasi yang berbasiskan ASCII, seperti file-file ReadMe yang datang pada hampir semua program yang anda beli.
Contoh :

8.  LABEL [label.exe]
Perintah label digunakan untuk memberikan nama pada suatu disk baik itu harddisk atau disket.
Contoh :

9.  MEM [mem.exe]
Perintah mem menampilkan jumlah memori pada komputer Anda. Untuk setiap tipe memori, mem memperlihatkan jumlah total memori, jumlah memori yang digunakan oleh program dan jumlah memori yang belum digunakan.
Contoh :

10.  MODE [mode .com]
Perintah mode digunakan untuk mengatur dan memilih konfigurasi beberapa hardware dan tampilan layar.
Contoh :

11.  MOVE [move.exe]
Perintah move digunakan untuk memindahkan file-file.
Contoh :

12.  SYSTEM [sys.com]
Perintah sys ini digunakan untuk membuat sebuah disket menjadi disket yang “bootable” ,  yaitu disket yang dapat digunakan pada proses awal konfigurasi komputer yang berbasiskan DOS.
Contoh :

NB: Program diatas gagal karena OS yang saya gunakan tidak support.

13.  XCOPY [xcopy.exe]
Perintah xcopy, kependekan dari “eXtended Copy” sama dengan perintah copy, kecuali program ini memberikan lebih banyak pilihan. Dengan Xcopy anda dapat:
Ø  Menyalin seluruh direktori, subdirektori dan file-file yang ada didalamnya.
Ø  Menyalin file yang dibuat atau diubah setelah tanggal tertentu.
Ø  Menyuruh Xcopy memberitahu terlebih dahulu sebelum melakukan penya-linan dan lain sebagainya.

Contoh :

14.  SCANDISK (Scandisk.exe)
Scandisk merupakan perintah yang amat berguna untuk melakukan kerja baik perbaikan terhadap file atau direktori di dalam mode DOS.
Contoh :

NB: Program diatas gagal karena OS yang saya gunakan tidak support.

Selamat mencoba! Semoga bermanfaat.


Semoga artikel External Comand pada Command Prompt bermanfaat bagi Anda. Jika kamu suka dengan artikel External Comand pada Command Prompt ini, like dan bagikan ketemanmu.

Post a Comment

CEMPAKA - All Right Reserved.Powered By Blogger
My Link by Creating Website Edit by : Cempakateknikinfo Blogspot